Link Gunadarma

Minggu, 05 Februari 2017

BAB 2

Bab 2
KONSEP DAN PENGERTIAN

2.1 INTERVAL CHART

Google Charts dapat menampilkan interval sekitar seri. Mereka dapat digunakan untuk menggambarkan confidence intervals, nilai minimum dan maksimum sekitar nilai, persentil sampling, atau apa pun yang membutuhkan margin bervariasi sekitar seri. Interval (bilangan real) dalam matematika adalah suatu himpunan bilangan real dengan sifat bahwa setiap bilangan yang terletak di antara dua bilangan dalam himpunan itu juga termasuk ke dalam himpunan. Misalnya, himpunan semua bilangan x memenuhi 0 x 1 adalah suatu interval yang memuat 0 dan 1, maupun semua bilangan di antara keduanya. Interval real berperang penting dalam teori integrasi, karena merupakan himpunan-himpunan paling sederhana yang "ukuran" atau "pengukuran" atau "panjang"-nya secara otomatis menyediakan penutupan pasti bagi rumus-rumus sembarang, bahkan dengan adanya ketidakpastian, perkiraan matematika, dan pembulatan aritmetika.

Biasanya pada Google chart menampilkan interval dalam beberapa seri. Mereka digunakan untuk menggambarkan interval keyakinan, nilai minimum dan maksimum sekitar nilai, persentil sampling, atau apapun yang membutuhkan margin bervariasi seri. Ada enam model interval yang tersedia yakni garis, bar, kotak, tongkat, titik, dan daerah. Di bawah ini, Berikut contoh masing-masing dari enam model tersebut. Dalam setiap contoh, kita akan menggunakan dataset yang sama, di sini ditampilkan tanpa interval apapun. Line chart ini dipakai untuk menggambarkan data berkala. Bentuk line chart juga dapat berupa garis tunggal seperti diatas maupun garis berganda yang biasanya digunakan untuk membandingkan suatu data pada interval waktu yang bersamaan.

2.2 LINE CHART

Grafik garis adalah grafik yang penyajian datanya mengunakan garis atau kurva. Grafik garis banyak digunakan untuk menggambarkan suatu perkembangan atau perubahan dari waktu ke waktu pada sebuah objek yang di teliti. Garfik ini terdiri dari 2 sumbu utama yakni sumbu X dan sumbu Y. Untuk pengunaaanya sumbu X biasanya digunakan untuk menunjukkan waktu pengamatan. Sedangkan sumbu Y digunakan untuk menunjukkan nilai hasil pengamatan pada waktu-waktu tertentu. Waktu dan hasil pengamatan dikumpulkan dengan titik-titik pada bidang XY, kemudian dari tiap-tiap titik yang berdekatan dihubungkan dengan garis sehingga akan menghasilkan garfik garis atau sering disebut juga diagram garis (line charts).















2.3 PIE CHART



Pie chart adalah grafis statistik melingkar yang terbagi menjadi irisan untuk menggambarkan proporsi numerik. Dalam pie chart, panjang busur dari setiap irisan (dan akibatnya sudut dan daerah pusat), sebanding dengan kuantitas yang diwakilinya. Sementara itu adalah nama untuk kemiripannya dengan kue yang telah diiris, ada variasi pada cara dapat disajikan. Pie chart awal dikenal biasanya dikreditkan ke William Playfair statistik Brevir tahun 1801. diagram lingkaran sangatbanyak digunakan dalam dunia bisnis dan media massa. Namun, mereka telah dikritik, dan banyak ahli menyarankan menghindari mereka, menunjukkan bahwa penelitian telah menunjukkan sulit untuk membandingkan bagian yang berbeda dari pie chart yang diberikan, atau membandingkan data di diagram lingkaran yang berbeda. diagram lingkaran dapat diganti dalam kebanyakan kasus oleh plot lain seperti bar chart, kotak plot atau dot plot.


2.4 ORG CHART

Bagan organisasi (sering disebut organisasi grafik, grafik org, organigram, atau Bagan organisasi) adalah diagram yang menunjukkan struktur organisasi dan hubungan dan jajaran relatif  -bagiannya dan posisi / pekerjaan. Istilah ini juga digunakan untuk diagram yang sama, misalnya yang menampilkan unsur-unsur yang berbeda dari bidang pengetahuan atau kelompok bahasa. Bagan organisasi adalah diagram yang menunjukkan grafis hubungan satu pejabat ke yang lain, atau
orang lain dari sebuah perusahaan.

Hal ini juga digunakan untuk menunjukkan hubungan satu departemen ke departemen lain, atau orang lain, atau dari satu fungsi dari sebuah organisasi yang lain, atau orang lain. grafik ini berharga dalam hal itu memungkinkan seseorang untuk memvisualisasikan sebuah organisasi yang lengkap, dengan cara gambar menyajikan. Bagan organisasi sebuah perusahaan biasanya menggambarkan hubungan antara orang-orang dalam suatu organisasi.

Hubungan tersebut mungkin termasuk manajer untuk sub-pekerja, direksi untuk mengelola direksi, chief executive officer untuk berbagai departemen, dan sebagainya. Ketika sebuah bagan organisasi tumbuh terlalu besar dapat dibagi menjadi grafik yang lebih kecil untuk departemen yang terpisah dalam organisasi. Berbagai jenis bagan organisasi meliputi: Tidak ada bentuk yang diterima untuk membuat bagan organisasi selain menempatkan pejabat utama, departemen atau fungsi pertama, atau di kepala lembar, dan lain-lain di bawah ini, dalam urutan peringkat mereka.

Gelar pejabat dan kadang-kadang nama mereka dimasukkan ke dalam kotak atau lingkaran. Garis umumnya diambil dari satu kotak atau lingkaran yang lain untuk menunjukkan hubungan satu pejabat atau departemen yang lain.

BAB 1

Bab 1
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Seiring Dengan perkembangan zaman dan penemuan rumus - rumus yang membuat pekerjaan manusia menjadi lebih mudah dalam hal menghitung, Salah satunya adalah Google chart dimana dengan menggunakan diagram - diagram kita dapat dengan mudah mengambarkan suatu perbandingan, contohnya populasi manusia nah disinilah kita bisa menggunakan google chart untuk memperbandingkan penduduk yang tingga di suatu kota dengan lebih mudah.

Chart adalah grafik yang menunjukkan pergerakan harga dalam periode tertentu dan terdiri dari waktu (diagram X) dan harga (diagram Y). Pilihan untuk waktu yang digunakan ter-gantung dari kita yang menggunakan. Jika kita menggunakan Chart untuk menentukan tren jangka panjang kita sebaiknya menggunakan time-frame yang lebih panjang, begitu juga se-baliknya jika kita ingin menentukan pergerakan jangka pendek sebaiknya menggunakan time-frame yang lebih pendek pula.

Chart berguna untuk mempermudah pengguna data dalam men-ganalisis data sehingga lebih mudah untuk dipahami. Chart biasanya berisi data-data statistik baik berupa nominal ataupun skala. chart banyak digunakan kalangan perusahaan dalam mem-presetasikan data keuangan ataupun data lainya. Dengan tampilan yang ringkas, padat dan menarik membuat chart lebih di-gemari para penyaji ma-
teri dalam menyajikan data yang telah ia peroleh. Selain itu penyaji dapat menggunakan chart yang sesuai dengan kebutuhan dan jenis data yang akan di paparkan.

Dengan adanya teknologi yang saat ini semakin berkembang, kita dapat membuat suatu chart dengan mudah yaitu dengan hanya memasukkan data yang ada, biasanya dilakukan menggu-nakan perangkat lunak tertentu yang dibuat untuk mendukung dalam pembuatan chart sesuai data masukkan si pengguna.

Chart memiliki beberapa banyak jenis yang juga di dukung oleh Google Chart dan di dukung oleh beberapa software yang menyediakan berbagai jenis chart, dalam pembahasan kali ini kita akan membahas dan memahami tentang beberapa jenis chart yang didukung oleh Google Chart yaitu diantaranya Interval, Line Chart, Pie Chart, Organization chart. BAB II Konsep Interval,Line Chart, Pie Chart dan Org Chart.

Dengan menggunakan google chart dapat membuat suatu tampilan perbandingan dengan menarik dan juga lebih mudah untuk mempersentasikan perbandingan yang ada. Buku ini juga bertujuan untuk menjelaskan tentang :
1.Interval
2.Line chart
3.Pie chart
4.OTG chart

Dimana setelah kita mempelajarinya kita akan mengerti bagaimana perbedaaan di setiap chart yang kita buat dan bisa membuat sesuai dengan chart yang kita inginkan. Buku ini membuat para pembaca mengerti cara membaca chart Interval, Line chart, Pie chart, OTG chart sehingga pembaca dapat mempelajari lebih dalam dan mengetahui jenis - jenis chart dari setiap chart yang ada sehingga menambah wawasan pengetauan pembaca.

Buku ini bertujuan agar menambah ilmupengetahuan pembaca dan memotivasi untuk pemblajaran sehari hari.

1.2 Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang diatas, maka penulis memberikan perumusan masalah khususnya yang berkenaan dengan Google Chart dengan konsep Interval, Line, Pie, dan ORG Chart . Untuk itu penulis merumuskan masalah, sebagai berikut:

1. Apa yang dimaksud Google Chart?
2. Apa yang dimaksud dengan Interval, Line, Pie, dan ORG Chart?
3. Apa saja bahasa pemograman yang digunakan pada Google Chart?
4. Bagaimana contoh pemanfaatan dari konsep Interval, Pie, Line, dan ORG
Chart?

1.3 Tujuan

Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka yang menjadi tujuan pembahasan
dalam buku ini adalah sebagai berikut:
1. Untuk mengetahui apa yang dimaksud dengan Google Chart.
2. Untuk mengetahui pengertian dari Interval, Line, Pie, dan ORG Chart
3. Untuk mengetahui pemanfaatan dari konsep Interval, Line, Pie, dan ORG Chart.

Senin, 25 Juli 2016

Webometrics

Webometrics   

 
Pada pembahasan sebelumnya, saya sudah terlebih dahulu menjelaskan tentang situs 4ICU dimana site tersebut memiliki kemampuan memberikan ranking terhadap universitas dan perguruan tinggi di dunia. Namun ternayata bukan hanya 4ICU saja situs pemberian ranking terhadap unversitas di dunia, salah satu situs pemberian ranking terhadap universitas atau perguruan tinggi dunia lainnya adalah Webometrics.
Pengertian Webometrics
Webometric adalah salah satu situs pemeringkat perguruan tinggi seluruh dunia, yang didalamnya merupakan rintisan dari Cybermetrics Lab, sebuah kelompok penelitian yang masih merupakan bagian dari Consejo Superior de Investigaciones Científicas, lembaga penelitian terbesar di Spanyol. Hasil pemeringkatan tersebut akan dirilis Webometric dalam 2 periode yaitu pada bulan Januari dan Juli.
Metodologi Webometrics
1.    VISIBILITY  (50%)
1.1 Impact
Jumlah link eksternal yang diterima oleh domain resmi perguruan tinggi dari situs lain. Untuk meminimalisir kesalahan dan data bisa terkoreksi dengan benar, maka Webometric mengumpulkan data jumlah link tersebut dari 2 situs yaitu Majestic SEO dan Ahrefs. Indikator hasilnya adalah penjumlahan jumlah external inlink dengan jumlah domain yang menghasilkan external inlink tersebut, kemudian dimasukkan dalam akar pangkat dua 
2.       ACTIVITY (50%)
2.1  Presence
Jumlah halaman situs domain perguruan tinggi yang dapat dicari oleh mesin pencari Google, baik halaman situs yang bersifat statis maupun dinamis. Jumlah ini mewakili halaman situs perguruan tinggi yang aktif dan diperbarui.
2.2  Openness
Openness (1/3), merupakan jumlah file dokumen (Adobe Acrobat (.pdf), Adobe PostScript (.ps, .eps), Microsoft Word (.doc,.docx) and Microsoft Powerpoint (.ppt, .pptx) yang online/open di bawah domain website universitas yang tertangkap oleh mesin pencari (Google Scholar). Termasuk jumlah file penelitian dengan format tertentu (*pdf, *doc, *ppt, *ps) yang online/open di bawah domain website universitas dan terindeks dalam Google Scholar dan diterbitkan dalam kurun waktu mulai 2008 hingga sekarang. Jumlah file ini nantinya yang akan mewakili usaha perguruan tinggi dalam mendukung publikasi hasil penelitian dalam repository.
2.3   Excellence
Jumlah paper akademik berkualitas, yang dipublikasikan dalam jurnal yang memiliki reputasi internasional. Webometric mengambil data tersebut dari Scimago grup, yang menyediakan data yang tidak kosong untuk 5200 institusi perguruan tinggi. Untuk memperoleh jumlah paper yang berkualitas tersebut, Webometric mengeluarkan indikator penilaian yaitu 10% dari jumlah paper yang paling banyak disitasi.

Peringkat Webometrics Universitas Dunia (2016)

Peringkat Webometrics Universitas di Indonesia (2016)

Bagaimana guys apakah universitas kalian terdapat pada list di atas?
Sumber

https://id.wikipedia.org/wiki/Peringkat_universitas_di_Indonesia_menurut_Webometrics

4ICU ( 4 International Colleges and University)

Pengertian 4ICU
Apa itu 4ICU? Mungkin bagi sebagian orang awam kata 4ICU terdengar sangat asing. Ya sejatinya 4ICU merupakan sebuah mesin pencari dan direktori yang melakukan penilaian berdasarkan kepopuleran situs yang dimiliki 12,273 Universitas diseluruh dunia yang sudah terakreditasi yang tersebar di 200 Negara, untuk diperingkatkan dari baik untuk antar wilayah, Negara, maupun Benua.
Dalam hal ini, yang dimaksud perguruan tinggi yang terakreditasi dalam 4ICU adalah sebagai berikut;
·         Telah resmi diakui, memiliki izin atau telah diakreditasi oleh badan-badan nasional atau regional seperti kementrian pendidikan atau organisasi pendidikan tinggi yang berwenang.
·         Berhak memberikan gelar sarjana atau pascasarjana dalam empat tahun.
·         Melakukan kegiatan pembelajaran secara umum dengan bertatap muka, program dan kursus.
Metodologi penilaian 4ICU
Dalam melakukan penilaian, ada kebijakan khusus yang dikemukakan oleh 4ICU. Mengingat yang dinilai oleh 4ICU adalah kepopuleran alamat situs resmi milik perguruan tinggi, maka 4ICU tidak memberitahukan cara penilaian yang dilakukannya guna menghindari kecurangan yang dilakukan webmaster perguruan tinggi dalam meningkatkan peringkat perguruan tinggi masing-masing. Namun meskipun begitu, 4ICU memberitahukan parameter acuan yang mereka gunakan dalam menilai, yaitu sebagai berikut :
·         Google Page Rank
·         Alexa Traffic Rank
·         Majestic SEO (Referring Domain, Citation Flow, Citation Trust)
Langkah Penilaian 4ICU
1.    Pengumpulan data metric dilakukan dalam hari yang sama untuk menghindari perubahan data yang tidak tentu serta memaksimalkan perbandingan data.
2.    Penggunaan filter untuk mengidentifikasi keberadaan data yang nilainya sangat jauh dari data lain yang ada (data outliers).
3.    Review data dari Alexa Traffic Rank, untuk menyeleksi perguruan tinggi yang masih menggunakan subdomain sebagai halaman utama yang resmi.
4.    Data webmetric kemudian dinormalisasikan pada skala 0-100 dengan mempertimbangkan perhitungan logaritma alami dari Google Page Rank dan Alexa Traffic Rank, serta hasil normalisasi dari data Majestic SEO.
5.    Nilai normalisasi dari ketiga data tersebut digabungkan dan kemudian dirata-rata untuk menghasilkan nilai akhir dan peringkat perguruan tinggi.
Tujuan dan Manfaat
Tentu ada tujuan dan manfaat dari munculnya situs 4ICU yaitu untuk memberikan ranking popularitas perkiraan Universitas dan Perguruan TInggi di dunia bedasarkan popularitas situs web mereka. Hal tersebut dimaksudkan untuk membantu para mahasiswa dan staff akademik untuk memahami kepopuleran Universitas atau Perguruan Tinggi terntentu dinegara asing.
Selain itu 4ICU juga berguna bagi para calon mahasiswa untuk memilih universitas yang terbaik, tentu semakin tinggi ranking universitas atau perguruan tinggi tersebut maka semakin bergengsilah ia.
Daftar ranking Universitas / Perguruan Tinggi Dunia (2016)
Daftar ranking Universitas / Perguruan Tinggi Indonesia (2016)


Apakah universitas kalian atau universitas yang ingin kalian tuju terdapat pada list di atas?
Sumber;

Senin, 27 Juni 2016


Definisi Research Gate


Sebelum kita masuk kedalam materi dari research gate alangkah lebih baik apabila kita mengetahui dahulu apa itu research gate. Ya, mungkin kalian mengetahui berbagai macam media sosial seperti Facebook, Path, Twitter dan sebagainya dimana mempunyai fungsi untuk berbagi momen-momen yang kita alami kepada teman-teman kita di media sosial, namun timbul pertanyaan apakah media sosial yang ada saat ini hanya sekedar untuk berbagi momen yang kita alami? Jawabannya tentu tidak. Dalam media sosial tak hanya membagikan momen-momen dihidupmu kepada orang lain melainkan adapula media sosial yang dibuat untuk keperluan berbagi ilmu dan  salah satunya adalah yang akan kita bahas sekarang ini yaitu research gate.

Research Gate adalah sebuah situs web jejaring sosial gratis dan alat kolaborasi bagi para ilmuwan sains dari segala jenis disiplin sains. Situs ini menyediakan pelbagai aplikasi web termasuk pencarian semantik (mencari seluruh abstrak) berbagi file, berbagi database publikasi, forum, diskusi metodologi, grup, dan berbagai aplikasi lainnya. Semenjak Mei 2008, research gate telah digunakan oleh lebih dari 1,400,000 ilmuwan dari 196 negara.
Dibandingkan dengan situs dan alat kolaborasi lainnya, research gate telah mengembangkan alat pencarian Internet semantik yang mampu untuk mencari makalah penelitian dari sumber internal dan database eksternal terkenal seperti PubMed, CiteSeer, arXiv, NASA Library dan sebagainya. Alat pencarian internet ini dikembangkan untuk menganalisa kata - kata dan ungkapan yang lebih luas daripada yang biasa digunakan pada alat pencarian internet lainnya dengan cara menganalisa seluruh abstrak makalah penelitian sehingga dapat memperoleh hasil yang lebih akurat.
Dengan kata lain research gate lebih dipergunakan untuk berbagi ilmu, berdiskusi ilmiah, mencari jurnal, dan tetap mempunyai fitur following dan mengirim pesan langsung kepada para pengguna media sosial research gate.
Image 2. Tipe pencarian pada Research Gate


Fitur-fitur dan kelebihan Research Gate

·         
Mengakses dan mendiskusikan publikasi, dengan adanya fitur ini para civitas akademik dapat saling mengakses penulisan/penelitian yang dipublikasikan oleh penulis/peneliti kepada masyakarat umum. Fitur ini dapat bermanfaat karena dapat saling bertukar ide-ide baru dan kolaborasi bersama antar peneliti/penulis.
·      
Pertajam nilai diri untuk lingkungan kerja, maksud dari fitur ini adalah dengan adanya publikasi penelitian yang kita tulis lalu dipublikasikan pada research gate dapat menjadikan nilai tambah pada diri kita mengenai pengalaman penulisan dan penelitian pada bidang yang bersangkutan untuk menignkatkan skill dan kemampuan diri sebagai nilai tambah di dunia kerja.
·         
Statistik pada penelitian, pada fitur ini bertujuan untuk melakukan pengamatan statistik pada penelitian atau penulisan yang telah kita buat dan publikasikan pada research gate, dengan adanya fitur ini kita dapat mengetahui apakah penelitian yang kita buat sangat relevan dan menjadi bahan diskusi oleh civitas akademisi lainya.
·         
Bangun koneksi dengan kolega, seperti pada media sosial umumnya research gate juga terdapat fasilitas yaitu bangun koneksi dengan apra kolegamu. Tujuanya adalah agar kita dapat menjalin komunikasi dengan para civitas akademisi lain yang diharapkan dapat saling berbagi ilmu dan berkolaborasi dalam membuat atau mengembangkan penelitian, penulisan.
                                    

Fungsi, Manfaat dan Kelebihan Research Gate

         
Menciptakan jaringan sosial bagi para ilmuwan bukanlah ide yang revolusioner-Academia.edu, Ologeez, dan Lab Meeting adalah semua startups yang telah mengembangkan berbgai komunitas bagi para peneliti dan ilmuwan untuk berbagi karya-karya mereka. ResearchGATE ® bergabung dengan kelompok dengan menawarkan jaringan profesional seperti LinkedIn gratis yang memungkinkan para ilmuwan untuk terhubung dengan rekan lainnya, menemukan metode baru, paper / bahan diskusi, dan orang-orang kemudian berkolaborasi menggunakan aplikasi yang dibangun khusus untuk para peneliti.
     
Pada ResearchGATE ®, para ilmuwan dapat membuat seperti profil Facebook di mana pengguna dapat membuat daftar pendidikan, pengalaman kerja, keterampilan dan minat dan melampirkan makalah penelitian. Pengguna dapat menambahkan kontak profesional dengan mencari peneliti lain yang memiliki fokus yang sama. ResearchGATE ® juga memberikan pengguna pilihan untuk terlibat dalam diskusi online dengan bergabung atau membentuk kelompok. ResearchGATE ® juga menawarkan beberapa aplikasi yang membantu menghubungkan para ilmuwan di dunia maya. ReStory, mirip dengan GoogleDocs, memungkinkan pengguna untuk berkolaborasi bersama-sama dengan rekan-rekan untuk menulis dan mengedit dokumen. ReMeet memungkinkan pengguna mengatur jadwal pertemuan dan panggilan konferensi secara online dan ReVote memungkinkan pengguna untuk membuat survei dan jajak pendapat pada topik. ResearchGATE ® berencana untuk menggelar beberapa fitur baru dalam waktu dekat termasuk konferensi virtual dan sebuah papan pekerjaan.
        
Situs ini juga menawarkan kapasitas pencari yang sangat berguna yang dapat menggali sumber daya internal dan semua database penelitian eksternal besar termasuk Pubmed, Citeseer dan lain-lain, untuk menemukan makalah penelitian. ResearchGATE ® juga menunjukkan paper / bahan diskusi sejenis yang ditulis tentang sebuah topik ketika pengguna meng-upload surat-surat mereka sendiri, memberikan pengguna kemudahan untuk menemukan individu yang berpikiran sama serta tulisannya. Dan berdasarkan profil anggota lain, ResearchGATE ® dapat menyarankan ilmuwan lain, kelompok, dan sumber daya pada pengguna.
     
Menurut Ijad Madisch, pendiri dan CEO ResearchGate kepada VentureBeat, dengan ketertarikannya pada pemberantasan penyakit, Bill sangat sejalan dengan tujuan ResearchGate untuk membuka ilmu pengetahuan. Madisch yang bergelar M.D./Ph.D dari Harvard tersebut menciptakan ResearchGate pada tahun 2008 bersama rekannya Soren Hofmayer dan Horst Fickenscher. Gates menjadi salah satu investor untuk jejaring sosial tersebut yang masuk dalam putaran C bersama investor lainnya seperti Dragoneer Investment Group, Thrive Capital dan Benchmark and Founders Fund.
    
   
Madisch menjelaskan bahwa ResearchGate merupakan forum dimana para ilmuwan bisa mengupload semua data hasil penelitian laboratorium serta metodologi baik yang gagal maupun yang sukses sehingga diharapkan bisa menciptakan dunia baru bagi ilmu yang lebih terbuka dimana informasi bisa dengan tersedia dengan cepat. Madisch menceritakan bahwa saat melakukan risetnya, dia melihat bahwa ilmu pengetahuan pada dasarnya telah rusak. Pada ilmuwan hanya mempublikasikan hasil yang positif saja sementara banyak eksperimen bermakna, apakah telah dikonfirmasikan seperti hipotesis awalnya. Akibatnya hanya 5% saja dari apa yang dilakukan para ilmuwan yang benar-benar dipublikasikan. Lebih lanjut Madisch menyatakan bahwa hal tersebut menyebabkan banyak usaha yang sia-sia dan memberikan hasil yang menyesatkan. Selain dirinya, banyak ilmuwan di dunia yang juga membuat kesalahan yang sama seperti yang telah dialaminya sehingga ResearchGate diharapkan bisa membantu.

Daftar Pusaka
https://id.wikipedia.org/wiki/ResearchGate
https://www.researchgate.net/
http://muhammadrayyanahdafy.blogspot.co.id/2014/03/little-bit-about-researchgate.html



Link Gunadarma